Kamis, 28 April 2011

Inspirasi Generasi Muda

April 28, 2011 1
Kick Andy adalah salah satu program televisi favorit saya, kisah yang menginspirasi dan memberi motivasi selalu membuat hidup semangat lagi. Sebagai generasi muda di era modern ini, sering kali saya merasa kurang bersyukur atas apa yang saya miliki, lebih suka menunda waktu karena terlena dengan kesenangan dunia yang semu. Hingga pada suatu hari saya melihat salah satu acara penghargaan yang di adakan salah satu stasiun swasta tentang generasi muda yang berprestasi di usianya yang masih belia. Dan ternyata saya menemukan intisari acara tersebut pada catatan Kick Andy ini, dari membaca ceritanya saja, saya sudah merasa terpacu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, untuk itu saya menyebar luaskan catatan ini, saya ingin membagi semangat juang untuk berprestasi, menjadi pribadi yang lebih baik, dan berguna bagi masyarakat.

Selamat membaca dan semoga bermanfaat :)

Menjadi anak seorang miskin pastilah bukan pilihan siapapun, tapi menentukan jalan masa depan ke arah yang lebih baik adalah pilihan. Karena anak-anak manapun boleh punya cita-cita yang tinggi, termasuk bagi Muhammad Nur, anak dari keluarga penyandang kusta dan pengemis di Makasar, Sulawesi Selatan.
Seperti sebuah dinasti, maka sejak kecil Muhammad Nur yang anak sekolah harus nyambi sebagai pengemis di seputaran Mesjid Raya, Makasar. Di luar kegiatan itu, ia suka bermain bola dan bermimpi bisa bergabung di Makasar Football school (MFS). “Saya suka melihat kalo mereka latihan, trus ada ibu-ibu yang nanya, kamu beneran mau latihan bola gak?” ujar Nur berkisah. “Eh pas saya lagi ngemis, mobil yang saya samperin ternyata mobil ibu itu,” tambahnya.
Dari pertemuan itu lah kemudian ibu, yang ternyata adalah Diza Ali itu mengangkat Nur sebagai anak angkatnya dan kemudian ia dimasukkan di MFS, seperti mimpi Muhammad Nur selama ini.

Sabtu, 23 April 2011

Berbagi Dengan Sesama . . .

April 23, 2011 1
Sebagian besar orang berpendapat bahwa berbagi dengan sesama hanya dapat dilakukan oleh orang - orang yang memiliki kelebihan materi.
Padahal jika kita dapat memahami makna berbagi secara luas kita dapat berbagi dengan sesama tanpa harus mengeluarkan materi seperti yang dipikirkan orang selama ini.
Ketika ibu kita menyediakan sarapan untuk kita di pagi hari, pernahkah kita mengucapkan terima kasih kepada beliau, yang telah membuatkan sarapan yang sehat untuk kita, sehingga kita dapat menjalani aktifitas dengan penuh semangat sepanjang hari.

Atau pernahkah kita menjawab pertanyaan dari seseorang yang sedang mencari jalan / petunjuk dari sesuatu yang telah kita ketahui informasinya??
Dan pernahkah kita membagikan senyuman yang terhangat kepada orang lain di setiap langkah kita, bukan berjalan dengan muka cemberut dan ketika orang lain menyapa kita hanya berdiam diri saja??

Transfer Ilmu Ala Anak Baru Gede

April 23, 2011 0
Tiba – tiba saja terbesit untuk nulis artikel ini ketika saya sedang mengajar salah seorang murid les saya. Murid saya ini baru duduk di kelas 6 SD. Walau usia nya masih belia saya menaruh kagum kepadanya, karena dia masih bisa menjalani aktifitasnya sebagai rapper cilik disela – sela kegiatannya yang padat di sekolah.
Ada beberapa pelajaran hidup yang saya peroleh dari murid les kesayangan saya ini. Di usianya yang masih muda, dia dapat bertanggung jawab atas segala aktifitasnya. Walaupun dia masih aktif untuk menjadi bintang tamu dibeberapa event baik didalam maupun diluar kota, dia tidak pernah melupakan tugas sekolahnya, dia tidak pernah malas atau terlihat capek ketika belajar bersama dengan saya di malam harinya.
Selain itu murid saya ini memiliki cita – cita yang menurut saya sangat keren, menjadi seorang juru masak, demi meraih cita – citanya dia merencanakan untuk belajar memasak di Jepang bersama rekanan orang tuanya. Yang membuat saya kagum, bagaimana seorang anak yang masih belia seperti itu sudah bisa menentukan apa yang dia inginkan untuk masa depannya nanti, dan dia sangat yakin sekali akan keputusannya untuk menjadi seorang juru masak.

Facebook