Kamis, 15 September 2011

Aku Ingin Merdeka

September 15, 2011 0
Saya salah satu penggemar menonton film, semua jenis film saya suka, kecuali horor Indonesia. Kemarin tidak sengaja saya melihat short indie movie yang di upload oleh Espira TV di Youtube. Walau durasinya pendek, pesan moral yang disampaikan pada film ini mengena sekali.

Film ini bercerita tentang mahasiswa dari Indonesia yang sedang kuliah di Australia. Masih muda tanpa adanya pengawasan orang tua tentu adalah kebebasan bagi kita yang masih muda. Hura-hura, foya-foya, jadi rutinitas sehari hari. Penasaran ceritanya, langsung aja nonton videonya :)

Rabu, 14 September 2011

Pedas Ala Maicih

September 14, 2011 0
Indonesia adalah salah satu negara yang sebagian besar warganya doyan masakan dengan menu pedas. Mungkin berdasarkan hal-hal yang berbau pedas ini, salah satu anak muda dari Bandung, memiliki ide kreatif menjual kripik singkong yang umum dijual orang, pemuda kreatif ini memodifnya dengan bubuk cabe super pedasnya yang bervariasi hingga level 10.

Saya sendiri pernah mencoba kripik fenomenal ini, walau fenomenalnya sudah cukup lama di Bandung, tapi di Surabaya keripik ini baru muncul akhir-akhir ini, karena para jendral penjual Maicih baru ada di Surabaya.


Oleh-Oleh Mudik

September 14, 2011 0
Mudik merupakan tradisi yang selalu mengiringi ketika lebaran tiba. Tahun ini orang tua saya mudik ke Wonogiri, kota kelahiran bapak saya. kebetulan saya dan adik saya tidak ikut, karana adik saya baru sembuh dari sakit.

Seperti biasa ketika pergi ke Wonogiri saya selalu minta oleh-oleh makanan, mengingat saya hobi sekali makan :).

Kripik belut goreng adalah salah satu favorit saya, rasanya gurih dan nikmat, bagi pembenci belut tak perlu khawatir, karena  saya juga termasuk pembenci olahan belut kecuali untuk olahan kripik belut ini. selain rasanya yang gurih, olahan belut ini juga nikmat sekali, ada sensasi tersendiri yang tak bisa diungkapkan ketika memakan olahan belut yang satu ini. biar tidak penasaran saya tunjukan foto dari kripik belut favorit saya ini.

Rabu, 07 September 2011

Ketika Cinta Menyapa

September 07, 2011 0
Hanya akan ada dua hal yang akan ketika kita disapa oleh cinta. Pertama kita akan  mencoba menikmati indahnya disapa oleh cinta, seperti bagaimana kangen itu, memberi dan memahami pasangan dan yang kedua mencoba ikhlas ketika cinta itu berhenti menyapa, mencoba melupakan pasangan yang telah lama bersama dengan kita, melupakan kebiasaan – kebiasaanya yang membuat kita tersenyum geli ketika mengingatnya, mencoba mengobati rasa sakit di hati gara – gara Sang Cinta telah pergi.

Cinta, satu kata sederhana yang multi definisi dan persepsi. Banyak dari kita ketika disapa cinta, mengagung – agungkan perasaan itu, gembar – gembor tentang mimpi bersamanya di setiap ada kesempatan, tidak mengubris nasehat yang lain ketika mereka tahu bahwa ekspresi cinta yang kita miliki sudah terlalu berlebihan, bahkan berkorban habis – habisan agar semua keinginan pasangan dapat terwujud. Sebenarnya tak ada yang salah dengan itu semua, karena itu adalah efek samping dari cinta ketika disapa olehnya. Namun jika kita terlalu terlena olehnya kita akan dibuat lupa untuk mencintai yang lain, mencintai diri sendiri, sahabat, bahkan mungkin kita akan dibuat lupa untuk mencintai orang tua kita. Itu adalah salah satu efek tersebut dapat terjadi jika kita tidak dapat melakukan kontrol terhadapa perasaan kita ketika disapa oleh cinta. 

Di saat kita sudah telalu asyik dengan keanggunan cinta hingga lupa cara untuk mencintai yang lain, mungkin saja kita akan dibawa pada satu titik, titik dimana cinta itu akan berhenti menyapa kita. Ketika berhenti di sapa olehnya yang timbul hanya akan ada satu, yakni penyesalan. Menyesal mengapa kita terlalu berharap lebih pada Sang Cinta, menyesal mengapa kita tidak memanfaatkan dengan baik perasaan anggun yang dibawa Sang Cinta, menyesal mengapa kita hanya terfokus pada satu cinta dan melupakan cara untuk mencintai aspek kehidupan yang lain.

Facebook